Mari Kita Simak dan Renungkan Pertanyaan Berharga Shufi Wanita Rabi'ah al-Adawiyah RH.
Suatu saat Imam Sufyan ats-Tsauri RH mendatangi rumah Rabi'ah dgn tujuan melamar beliau, dan Rabi'ah menyodorkan beberapa pertanyaan sebagai Mahr ( Mas Kawinnya) jika bisa menjawab berarti lolos bisa mempersuntingnya.
Pertanyaan-Pertanyan Rabi'ah al-'Adawiyah
Kepada Imam Sufyan ats-Tsauri:
Kepada Imam Sufyan ats-Tsauri:
1. Semua manusia akan mati termasuk saya, apakah saya akan mati dlm keadaan beriman ( Husnul Khatimah ) atau dlm keadaan kafir ( Su'ul Khatimah ) ?
2. Semua mayat akan ditanya dlm quburnya termasuk saya, apakah saya mampu menjawab dgn benar atau justru tidak bisa menjawab ?
3. Qubur itu adalah tempat kita kembali termasuk tempat saya juga, dan qubur itu adalah cerminan kehidupan kekal akhirat yaitu kebun sorga dan lembah hina neraka, lantas dimanakah tempat yg tepat utk saya kelak kebun surga atau lembah neraka?
4. Kelak di hari qiyamat akan ada hitungan amal ( Hisab ) buat semua manusia termasuk saya juga akan dihisab, lantas lebih banyak manakah hitungan amalku yg baik atau yg buruk?
5. Kelak juga ada timbangan amal ( Mizan ), lantas lebih berat manakah jumlah amalku berat yg baik atau yg buruk?
6. Kelak ada sebuah jembatan di akhirat (Shirath) yg semua manusia akan melintas diatasnya termasukpula saya, dimana cepat atau lambatnya melintas ditentukan oleh amalnya, lantas apakah saya mampu melintasinya dgn cepat atau lambat?
7. Kelak di akhirat semua manusia termasuk saya akan dijemput dan disambut oleh salah satu malaikat yaitu Malik dan Ridlwan, lantas siapakah yg akan menjemput dan menyambut saya?
8. Hanya ada dua pilihan tempat di akhirat kelak yaitu Surga dan Neraka, dimanakah saya akan ditempatkan?
9. Orang2 mu'min yg mencintai dan dicintai Rasulullah SAW akan minum di telaganya (Al-Haudlul Kautsar), apakah saya akan diizinkan utk meminumnya meski hanya setetes?
10. Di akhirat orang yg beruntung akan melihat wajah agung Allah SWT yg didamba2kan semua makhluk dan merupakan nikmat paling agung jika dibandingkan ribuan surga, apakah Allah akan memperlihatkan kepada saya atau justru DIA SWT berpaling dari pandangan saya?
Mendengar Pertanyaan-pertanyaan Rabi'ah tsb,
Imam Sufyan ats-Tsauri hanya diam 1000 bahasa tanpa kata2 lalu pulang dgn rasa malu dan berkhalwat di kediamannya serta menangis sejadi2nya hingga tiba waktu Shubuh sambil mengadu kepada Allah SWT. " Ya Allah Dzat Yg Maha Melihat Hati2 yg tersembunyi dibalik bangkai kotor tanpa berharga ini, mengapa Engkau menakdirkanku hidup jika tidak bisa dekat kepadamu hanya satu detik kuingat kepada-Mu tapi puluhan jam sudah kubuang percuma. Alangkah bahagianya diriku Ya Rabb jika kelak Rabi'ah bersanding dgn-Mu dan Rasul-Mu meski aku iri hati tak dapat tertutup dan cemburu dgn kemesraan abadi itu... Derajat cintaku dan Rabi'ah kepada-Mu ibarat semut dan gajah yg tak dapat menandingi sampai kapanpun kebesarannya... Aku benar2 cemburu dan menyesali diri melihat 2 Rakaat Shalat Rabi'ah yg selalu engkau pandang tanpa henti hingga rampung sementara ratusan rakaat yg kupersembahkan kepadamu tak pernah Engkau lirik karena busuknya hatiku yg pongah dan lalai dr pandangan-Mu.
Jika shalat dan cintaku pada-Mu tak mampu menyamai dan mengalahkan Rabi'ah maka jadikanlah Niat atau Salamku setara nilainya dgn Niat dan Salamnya Rabi'ah kepada-Mu."
-------------------------
**********************************************
SAUDARA DAN SAUDARIKU YANG SELALU BERADA DALAM PANDANGAN ALLAH SWT DENGAN RAHMAT AGUNGNYA
JIKA SETELAH MEMBACA PERTANYAAN2 RABI'AH RAHIMAHALLAHU, INI ANDA TIDAK BISA MENETESKAN AIR MATA ATAU PALING TIDAK BERGETAR HATINYA, MAKA SEJAUH MANA ANDA MERENUNGI CINTA ANDA KEPADA ALLAH APAKAH LEBIH BESAR DAN TULUS DARI RABI'AH DAN SUFYAN ATS-TSAURI TANYAKANLAH PADA HATI ANDA???
Penulis dan Pemosting Artikel ini mendapatkan inspirasi besar dibalik penulisannya dan teringat saat Sang Guru mengajar bab ini beliau meneteskan air mata hingga pelajaran tidak dilanjutkan spontan tanpa instruksi puluhan pasang mata yg mengaji saat itu berderaian airmata. Ingatlah saudara/i-ku pengaruh guru Tashawwuf itu sangat kuat karena mengajar melalui hati dan jiwa tak hanya sebatas kata-kata semata...
Termasuk saat penulis postingan ini menyalin dr buku catatannya tak mampu membendung air mata meratapi kehinaan dihadapan Sang Khaliq Yang Begitu Perkasa dan Gagah hingga diri ini ibarat debu yg beterbangan tak ada keberhargaan.
2. Semua mayat akan ditanya dlm quburnya termasuk saya, apakah saya mampu menjawab dgn benar atau justru tidak bisa menjawab ?
3. Qubur itu adalah tempat kita kembali termasuk tempat saya juga, dan qubur itu adalah cerminan kehidupan kekal akhirat yaitu kebun sorga dan lembah hina neraka, lantas dimanakah tempat yg tepat utk saya kelak kebun surga atau lembah neraka?
4. Kelak di hari qiyamat akan ada hitungan amal ( Hisab ) buat semua manusia termasuk saya juga akan dihisab, lantas lebih banyak manakah hitungan amalku yg baik atau yg buruk?
5. Kelak juga ada timbangan amal ( Mizan ), lantas lebih berat manakah jumlah amalku berat yg baik atau yg buruk?
6. Kelak ada sebuah jembatan di akhirat (Shirath) yg semua manusia akan melintas diatasnya termasukpula saya, dimana cepat atau lambatnya melintas ditentukan oleh amalnya, lantas apakah saya mampu melintasinya dgn cepat atau lambat?
7. Kelak di akhirat semua manusia termasuk saya akan dijemput dan disambut oleh salah satu malaikat yaitu Malik dan Ridlwan, lantas siapakah yg akan menjemput dan menyambut saya?
8. Hanya ada dua pilihan tempat di akhirat kelak yaitu Surga dan Neraka, dimanakah saya akan ditempatkan?
9. Orang2 mu'min yg mencintai dan dicintai Rasulullah SAW akan minum di telaganya (Al-Haudlul Kautsar), apakah saya akan diizinkan utk meminumnya meski hanya setetes?
10. Di akhirat orang yg beruntung akan melihat wajah agung Allah SWT yg didamba2kan semua makhluk dan merupakan nikmat paling agung jika dibandingkan ribuan surga, apakah Allah akan memperlihatkan kepada saya atau justru DIA SWT berpaling dari pandangan saya?
Mendengar Pertanyaan-pertanyaan Rabi'ah tsb,
Imam Sufyan ats-Tsauri hanya diam 1000 bahasa tanpa kata2 lalu pulang dgn rasa malu dan berkhalwat di kediamannya serta menangis sejadi2nya hingga tiba waktu Shubuh sambil mengadu kepada Allah SWT. " Ya Allah Dzat Yg Maha Melihat Hati2 yg tersembunyi dibalik bangkai kotor tanpa berharga ini, mengapa Engkau menakdirkanku hidup jika tidak bisa dekat kepadamu hanya satu detik kuingat kepada-Mu tapi puluhan jam sudah kubuang percuma. Alangkah bahagianya diriku Ya Rabb jika kelak Rabi'ah bersanding dgn-Mu dan Rasul-Mu meski aku iri hati tak dapat tertutup dan cemburu dgn kemesraan abadi itu... Derajat cintaku dan Rabi'ah kepada-Mu ibarat semut dan gajah yg tak dapat menandingi sampai kapanpun kebesarannya... Aku benar2 cemburu dan menyesali diri melihat 2 Rakaat Shalat Rabi'ah yg selalu engkau pandang tanpa henti hingga rampung sementara ratusan rakaat yg kupersembahkan kepadamu tak pernah Engkau lirik karena busuknya hatiku yg pongah dan lalai dr pandangan-Mu.
Jika shalat dan cintaku pada-Mu tak mampu menyamai dan mengalahkan Rabi'ah maka jadikanlah Niat atau Salamku setara nilainya dgn Niat dan Salamnya Rabi'ah kepada-Mu."
-------------------------
**********************************************
SAUDARA DAN SAUDARIKU YANG SELALU BERADA DALAM PANDANGAN ALLAH SWT DENGAN RAHMAT AGUNGNYA
JIKA SETELAH MEMBACA PERTANYAAN2 RABI'AH RAHIMAHALLAHU, INI ANDA TIDAK BISA MENETESKAN AIR MATA ATAU PALING TIDAK BERGETAR HATINYA, MAKA SEJAUH MANA ANDA MERENUNGI CINTA ANDA KEPADA ALLAH APAKAH LEBIH BESAR DAN TULUS DARI RABI'AH DAN SUFYAN ATS-TSAURI TANYAKANLAH PADA HATI ANDA???
Penulis dan Pemosting Artikel ini mendapatkan inspirasi besar dibalik penulisannya dan teringat saat Sang Guru mengajar bab ini beliau meneteskan air mata hingga pelajaran tidak dilanjutkan spontan tanpa instruksi puluhan pasang mata yg mengaji saat itu berderaian airmata. Ingatlah saudara/i-ku pengaruh guru Tashawwuf itu sangat kuat karena mengajar melalui hati dan jiwa tak hanya sebatas kata-kata semata...
Termasuk saat penulis postingan ini menyalin dr buku catatannya tak mampu membendung air mata meratapi kehinaan dihadapan Sang Khaliq Yang Begitu Perkasa dan Gagah hingga diri ini ibarat debu yg beterbangan tak ada keberhargaan.
اللهم اجعلنا من عبادك الصالحين والصالحات ولعبادتك مخلصا ولمحبتك مستقيما ولسخطك عاءذا ولرضاك راجيا ولغفرانك ساءلا
اللهم انظرنا بعين رحمتك العظيم
اللهم اجعلنا من التاءبين
اللهم انا نسألك حسن الخاتمة ونعوذبك من سؤها وأن تتوفنا بالإيمان والإسلام والتوبة برحمتك يا ارحم الراحمين.
اللهم اختم في أخر حياتنا بقول
لا إله إلا الله محمد رسول الله
اللهم انظرنا بعين رحمتك العظيم
اللهم اجعلنا من التاءبين
اللهم انا نسألك حسن الخاتمة ونعوذبك من سؤها وأن تتوفنا بالإيمان والإسلام والتوبة برحمتك يا ارحم الراحمين.
اللهم اختم في أخر حياتنا بقول
لا إله إلا الله محمد رسول الله
Created and Posted By:
Yenny Ayni el-Mahfuzhah el-Junaydi An-Nahdliyah Al-Asya'iroh.
Nb: Jika postingan ini membawa manfaat bagi anda silahkan like save and share jika tidak bermanfaat sama sekali dan menjenuhkan cukup dibaca saja !!!
Bukan tawa yg saya inginkan dari anda tapi yg saya harapkan tangisan kepada Ilahi Al-Azhim Rabbi Al-Karim Malikul Alamin...!
Yenny Ayni el-Mahfuzhah el-Junaydi An-Nahdliyah Al-Asya'iroh.
Nb: Jika postingan ini membawa manfaat bagi anda silahkan like save and share jika tidak bermanfaat sama sekali dan menjenuhkan cukup dibaca saja !!!
Bukan tawa yg saya inginkan dari anda tapi yg saya harapkan tangisan kepada Ilahi Al-Azhim Rabbi Al-Karim Malikul Alamin...!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar