Habib Muhammad Husein Al Habsyi | Download MP3 & Jadwal Majelis
Showing posts with label Habib Muhammad Husein Al Habsyi. Show all posts
Showing posts with label Habib Muhammad Husein Al Habsyi. Show all posts

Friday, November 29, 2019

Adab dan Tata Cara Pembacaan Maulid Simthudduror

Thursday, October 31, 2019

Jadwal Habib Muhammad bin Husein Al Habsyi

31 Oktober di IAIN Salatiga.
1 November di Ponpes Raudhatussyifa, Cibogo, Puncak, Bogor.
2 November di Musholla Saadah, Cawang, Jakarta.
3 November (pagi) di Ponpes Al Muslih, Telukjambe, Karawang.
3 November (malam) di Bandung.
4 November (malam) di kediaman H. Syaikh Polokarto.
5 November di Ponpes Al Ma'ruf, Bandungsari, Purwodadi.
6 November di Bekangan, Boyolali.
7 November di MAJT Semarang (bakda maghrib) dan bakda isya di Dawe, Kudus.
8 November di Pasuruan.
9 November (pagi) di Surabaya Yayasan Al Khairiyah.
9 November (Malam) di Batam.
10 November di Batam.
11 November di Ponpes Al Husein, Krakitan, Magelang.
Admin Sosial Media Habib Muhammad bin Husin Al Habsyi - info terkait bisa ditanyakan ke 081390068166.

Thursday, October 3, 2019

Hukum Mencintai Suami Orang

Sikap Terbaik Seorang Anak Ketika Disakiti Orang Tua

Thursday, September 19, 2019

Muslim Ideal Menurut Imam Haddad

Mengenal Beragam Wali Allah

Pertemuan Habib Abu Bakar dengan Habib Alwi

PERTEMUAN HABIB ABUBAKAR DENGAN HABIB ALWI

Kami kemudian masuk ke dalam rumah Habîb Abû Bakar yang penuh berkah. Tatkala menatap wajah beliau yang tampan dan bercahaya seperti bulan purnama, air mata kami jatuh berderai.
Kebahagiaan menyelimutiku
begitu hebat hingga aku tak kuasa
menahan tangisku

Sayyidî ‘Alwî menghampiri Habîb Abû Bakar, mencium tangan beliau. Keduanya lalu saling berpelukan, menangis dan bersyukur kepada Allâh Ta’âlâ atas pertemuan ini. Sepuluh tahun lamanya mereka tidak berjumpa. Kekhusyukan dan haibah pertemuan ini dirasakan oleh semua yang hadir. Mereka seakan terpukau dan suasana sangat hening. Setiap pipi basah oleh air mata, setiap kepala tertunduk ke bawah. Mereka semua menyaksikan pertemuan agung ini setelah perpisahan begitu lama. Perpisahan yang dimaksud adalah perpisahan raga, adapun ruh mereka senantiasa hadir dan tak pernah berpisah.

Habîb Abû Bakar, semoga Allâh memanjangkan umurnya, menatap Sayyidî ‘Alwî dan berulang kali mengucapkan selamat datang dan penghormatan. Selang beberapa saat Habîb Abû Bakar memeluk beliau. Ini dilakukannya tiga kali. Tanda-tanda kebahagiaan dan suka cita tampak jelas di wajah keduanya.

Habîb Abû Bakar berkata, “Yang telah memegang takkan melepaskan.”

“Aku akan menaatimu. Aku datang kemari dengan berbagai keperluan. Dan mengharapkan pemberian untukku, anak-anakku, dan keluargaku,” kata Sayyidî ‘Alwî.

Beliau lalu membacakan salah satu ayat Quran.
“Hai pembesar, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan dan kami datang membawa barang-barang yang tak berharga, maka sempurnakanlah sukatan untuk kami dan bersedekahlah kepada kami, sesungguhnya Allâh memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah.” (Yûsûf/12:88)

“Tentu…, tentu…, aku akan memberimu kabar gembira,” kata beliau, “Sejak subuh hari ini aku merasa gelisah dan tak banyak berkata-kata. Aku tidak tahu apa sebabnya. Melihat engkau datang, hilanglah kegelisahanku, hatiku terasa lapang dan aku menjadi bersemangat.”

“Habîb Husein al-Haddâd menyarankan agar kami cepat-cepat ke Gresik karena menurutnya engkau sedang mengharap-harap kedatangan kami,” kata Sayyidî ‘Alwî.

Sayyidiy ‘Alwî lalu bercerita bahwa dahulu ayah beliau (Habîb ‘Alî) bila mendapat kunjungan penduduk atau ulama Tarîm, misalnya: Habîb ‘Umar bin ‘Idrûs al-‘Aidarûs dan saudara beliau Habîb ‘Abdullâh, atau Habîb Muhammad as-Sirî, beliau tampak gembira, bersemangat, lalu memakai pakaian yang paling bagus dan berkata, “Ahlanâ ‘indanâ… Keluarga kami sekarang berada di rumah kami.”

Sayyidiy ‘Alwî melanjutkan, “Sekali waktu mereka datang di musim panas ketika kami sedang berada di Anîsah. Menjelang akhir malam, mereka telah berada di halaman. Pada malam itu kami akan mengkhatamkan Qurân. Biasanya, ayahku memulai khataman dari surat al-Burûj. Ketika beliau radhialâhu ‘anhu mulai membaca, maka yang ruku’ tetap ruku’, tidak ingin i’tidal, yang sujud tak ingin bangun dari sujudnya, yang sedang berjalan berhenti di tempatnya, yang sedang memakai pakaian tak sanggup memasukkan tangannya yang lain ke lengan bajunya, mereka semua terpaku mendengarkan seorang ârifbillâh membaca kalâmulâh di akhir malam, bermunajat kepada Allâh Azza wa Jalla.”

Sumber FB
✒️ Ustadz Muhammad Husein Al Habsyi
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
👥 Facebook Page :
Fb.com/UstMuhammad110

📣 Telegram Channel :

bit.ly/UstMuhammad110

Friday, March 15, 2019

Safari Dakwah Habib Muhammad


Friday, September 14, 2018

Saturday, August 25, 2018

Sebuah Pengorbanan - Habib Muhammad bin Husein Al Habsyi

Saturday, August 11, 2018

Cara Membersihkan Najis

Friday, June 29, 2018

Kajian Haid, Nifas, dan Istihadhoh

Habib Muhammad Bin Husein Al Habsyi - Rukun Sholat

Saturday, April 21, 2018

Wednesday, March 21, 2018

Kajian Fiqih Tasawuf - Amalan di Hari Jumat

New Mp3 Rekaman Kajian Fiqih Tasawuf - Amalan di Hari Jumat - Bersama ndoro maulana Habib Muhammad Husein AlHabsyi | 19 Maret 2018

Monday, November 20, 2017

Tausyiah Habib Muhammad - Jamuri 20 November 2017


Apapun yang menyambung dengan Nabi Muhammad SAW maka semuanya akan menjadi Mulia,
apapun hajatnya qobul berkat sholawat
 simak langsung beberapa kisahnya langsung dibawah ini

Sunday, November 5, 2017

Makan Dulu Atau Sholat Dulu?

Mana yang sunnah, ketika dihidangkan makanan sholat dulu atau makan dulu?
Simaklah jawabannya dalam video berikut ini.



Posting Populer