July 2016 | Download MP3 & Jadwal Majelis

Saturday, July 23, 2016

Mars ISNU


MARS ISNU

Lirik: Ali Masykur Musa
Aransemen: Tya Subiakto

Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, siap berbakti dan beraksi
Untuk Indonesia yang aman sejahtera, demi rakyatnya
Kami hadir menjadi lentera bangsa, menyinari sepanjang masa
Cendekia menyatu untuk idea, bendera nusaIkatan Sarjana Nahdlatul Ulama,

wadah cendekia warganya
Kami merindukan Islam Indonesia, yang ramah bersahaja
Beraqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah, mengangkat martabat umatnya
Berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Empat Lima

Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, mensyukuri karunia Allah
Negeri yang kaya raya atas alamnya, untuk umatnya
Mari berbakti, mengabdi dan beraksi, untuk cita-cita
Negeri yang adil makmur dan sejahtera, Indonesia

Himne ISNU



Lirik: Ali Masykur Musa
Aransemen: Tya Subiakto

Bersyukur atas karunia Allah
Negeri yang kaya raya alamnya
Tercipta bagi s’luruh rakyat-Nya
Amanah demi sejahtera semua
Memanggil tangan-tangan yang ahli
Merawat, mengelola sepenuh hati
Bagi insan nan selalu memuji
Singsingkan lengan baju siap beraksi

Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama
Wadah untuk mengabdi dan beraksi
Bagi yang berdzikir dan berpikir
Perjuangkan kemaslahatan insani

Keadilan, misi kami
Kejujuran , sikap kami
Kebenaran, prinsip kami
Kesetaraan, pergaulan kami
Bismillah, kami berniat suci
Subhanallah, kami berjanji
Alhamdulillah, kami memuji
Allahu Akbar, berserah diri

Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama
Bakti kami untukmu Indonesia

Lirik Mars Ipnu


Wahai pelajar Indonesia
Siapkanlah barisanmu
Bertekat bulat bersatu
Di bawah kibaran panji IPNU

Wahai pelajar islam yang setia
Kembangkanlah agamamu
Dalam Negara Indonesia
Tanah air yang ku cinta

Dengan berpedoman kita belajar
Berjuang serta bertakwa
Kita bina watak nusa dan bangsa
Tuk kejayaan masa depan

Bersatu wahai pelajar islam jaya
Tunaikanlah kewajiban yang mulya
Ayo maju pantang mundur

Dengan rahmat tuhan kita perjuangkan
Ayo maju pantang mundur
Pasti tercapai adil makmur

Mars IPPNU



Sirnalah gelap terbitlah terang
Mentari timur sudah bercahya
Ayunkan langkah pukul genderang
Segala rintangan mundur semua

Tiada laut sedalam iman
Tiada gunung setinggi cita
Sujud kepala kepada tuhan
Tegak kepala lawan derita

Dimalam yang sepi dipagi yang terang
Hatiku teguh bagimu ikatan
Dimalam yang hening dihati membakar
Hatiku penuh bagimu pertiwi

Mekar seribu bunga ditaman
Mekar cintaku pada ikatan
Ilmu kucari amal kuberi
Untuk agama bangsa dan negeri

Friday, July 22, 2016

Lirik Mars Fatayat


Fatayat Nahdlatul Ulama
Teladan pemudi utama
Berguna bagi nusa bangsa
Menjunjung tinggi agama

Fatayat Nahdlatul Ulama
Wanita berpribadi luhur
Setia, terampil, dan jujur
Menuju masyarakat adil makmur

**
Fatayat berasas Pancasila
Bersendi A-Quran dan Sunnah
Ahlussunnah wal jama’ah
Menuju ridho Allah
X2

Lirik Mars GP Ansor


Darah dan nyawa telah kuberikan
Syuhada rebah Allahu Akbar
Kini bebas rantai ikatan
Negara jaya Islam yang benar

Berkibar tinggi panji gerakan
Iman di dada patriot perkasa
Ansor maju satu barisan
Seribu rintangan patah semua

Tegakkan yang adil hancurkan yang dzalim
Makmur semua lenyap yang nista

Allahu Akbar – Allahu Akbar
Pajar baja gerakan kita
Bangkitlah bangkit putra pertiwi
Tiada gentar dada ke muka
Bela agama bangsa negeri

Mars Muslimat NU

Lirik mars muslimat

Marilah kaum ibu muslimat
Nahdlatul Ulama dan setia
Al-Quran, Hadits, Ijma’ dan Qiyas
Menjadi pedoman utama
Demi agama, nusa, dan bangsa
Negara damai bahagia

**
Insyaflah hai kaum ibu
Bimbinglah putra-putrimu
Iman teguh, bijaksana
Muslimat Indonesia
X2

Majulah kaum ibu muslimat
Pengemban, pembawa amanat
Pendidik, pembina bunga bangsa
Menunaikan tugas mulia
Berilmu, beramal, dan berbakti
bertaqwa pada Ilahi

Hymne Pelajar NU


Bersemilah-bersemilah
Tunas-tunas NU
Tumbuhsubur-tumbuh subur
Di persada NU

Masa depan di tanganmu
Untuk meneruskan perjuangan
Mekar indah-mekar indah 
Kau harapan NU

Kita bangu-kita bangun
Jiwa besar NU
Nan bertaqwa nan berjiwa
Islam ahlussunnah wal jama'ah

Bersemilah-bersemilah 
Tunas-tunas NU
Tumbuhsubur-tumbuh subur 
Di persada NU

Hari depan mengharapkan
Darma bakti akan kita abdikan
Bersemilah-bersemilah
Tunas-tunas NU...

Thursday, July 21, 2016

Gus Shofa - Assalamu'alaika Yaa Rosulalloh

Saturday, July 16, 2016

Ikuti Program Belajar Agama Ala Pesantren


IKUTILAH PROGRAM UNGGULAN KAJIAN AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH SURAKARTA

Bersama Madrasah Diniyyah Suniyyah Salafiyyah

Diasuh oleh Ustadz Muhammad bin Husein Al Habsyi.

_Untuk yang ingin belajar agama ala pesantren, telah dibuka program belajar agama yang meliputi :_

  1. Bahasa Arab ( Nahwu dan Shorof)
  2. Ilmu Syariat (Fiqh)
  3. Akidah (Ahlus sunnah)
  4. Adab
  5. Hadist

TERDAPAT PROGRAM UNGGULAN DALAM SETAHUN DAPAT MEMBACA KITAB KUNING

Bertempat : di Jalan Wiropaten No 2A Pasar Kliwon, Surakarta (dari Masjid Assegaf ke timur 50 meter )

Waktu : Setiap hari (kecuali Kamis dan Sabtu) ba'da Maghrib dan ba'da Isya'.

NB : Terbuka untuk umum, usia SMP hingga Mahasiswa. Insya Allah program kajian akan dimulai pada Jumat, 22 Juli 2016.

Bagi yang ingin bergabung atau info selengkapnya dapat menghubungi CP : 087705249828 / 081802547028.

Sebarkan dan ajak orang lain menuju kebaikan...

Rutinan Ahbaabul Musthofa Ngawi


Hadirilah Rutinan Majelis Ta'lim Ahbaabul Musthofa Ngawi
bersama :
Al Habib Ali bin Ahmad Al Athos ( Ngawi )
Al Habib Novel bin Muhammad Alaydrus ( Solo )
serta para Masyayeikh Ngawi dan sekitarnya
Sabtu, 16 Juli 2016
Jam 19,15 WIB
Di Masjid Agung Ngawi ( Barat Alun Alun Ngawi )

Thursday, July 14, 2016

Membersihkan Mulut Pemabuk


Sifat kasih sayang seorang Muslim kepada Muslim lain, mendatangkan hidayah Allah..

Halal bi Halal Majelis Ar Raudhah

Hadirilah Halal bi Halal Akbar Majelis Ar Raudhah

Sejuta Kalimat Tahlil untuk keselamatan bangsa serta Kirab 1000 rebana ( dari Halaman Masjid Agung Surakarta ke Mabes Ar Raudhah ) bersama TNI, POLRI, BANSER, dan Para Santri Solo Raya Serta HABIB NOVEL BIN MUHAMMAD ALAYDRUS

Senin, 18 Juli 2016
Jam 19.00 ( Kirab 1000 rebana menuju Mabes Ar Raudhah )
Jam 20.00 ( pembacaan sejuta Kalimat Tahlil )
Tempat di MABES AR RAUDHAH ( Jln Dewutan no 112 Semanggi, Pasar Kliwon - Solo

Live Streaming www.ar-raudhah.info/live

Saturday, July 9, 2016

Cara Upload File di Archive

Sahabatku semua kali ini saya akan berbagi cara atau langkah - langkah upload file baik mp3, video, pdf ataupun yang lain ke website archive.org

Yang pertama tentunya harus punya akun archive terlebih dahulu bagi yang belum punya langsung aja daftar di ARCHIVE.ORG
Setelah daftar langsung aja menuju menu login
kemudian ikuti langkah - langkah di bawah ini














untuk memperbesar ukuran gambar silahkan dekatkan mouse ke gambar,
apabila masih ada yang kurang jelas bisa hubungi saya via facebook
demikian postingan kali ini semoga memberi manfaat

Friday, July 8, 2016

Makna Lebaran



Niat Puasa Syawal apa boleh digabung dengan puasa qodho?


Assalamualaikum wr. wb. Buya sy mau bertanya tentang puasa, Bolehkah puasa sunat syawal niatnya digabung dengan puasa qhodha" ?

Jawaban :

Puasa sunnah Syawal selama 6 hari adalah termasuk sunnah yang dikukuhkan. 6 hari itu bisa secara berurutan dan juga boleh dipisah – pisah yang penting puasa itu dilakukan di bulan Syawal. Adapun bagi seseorang yang pernah punya hutang puasa seperti wanita haid jika ingin mengqodho maka tidak diperkenankan menggabung antara niat qodo dengan puasa Syawal. Akan tetapi jika ia melakukan puasa qodho dengan niat qodho bertepatan di hari Syawal secara otomatis ia kan mendapatkan pahala puasa di bulan Syawal. Jadi cara niatnya cukup niat puasa qodho saja dan disaat itu ia mendapatkan pahalanya puasa Syawal.

Maka dihimbau bagi wanita atau siapapun yang mempunyai hutang puasa hendaknya diqodho di bulan Syawal agar mendapatkan pahalanya Syawal sekaligus. Tapi ingat niatnya tetap niat mengqodho saja. Adapun jika puasa Syawal digabung dengan puasa sunnah yang lainnya adalah boleh. Bagi orang yang tidak punya hutang ingin menggabung antara puasa Syawal dengan puasa Senin adalah bagus. Misalnya : “ Saya niat puasa Senin digabung dengan niat puasa Syawal…” atau “ puasa Kamis dengan puasa Syawal.. “ atau “ puasa Daud dengan puasa Syawal..” adalah boleh. Semoga Allah menjadikan kita ahli ibadah dan semoga Allah menerima amal kita. Wallahu a’lam bisshowab

Sunday, July 3, 2016

Saturday, July 2, 2016

Rekaman Acara MWC NU Semin Gunung Kidul Berbuka Bersama Gus Wahid


Hukum Takbir Hari Raya Berjamaah


HUKUM TAKBIR HARI RAYA BERJAMA’AH
Oleh : Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

بسم الله الرحمن الرحيم 
الحمد لله رب العالمين و الصلاة و السلام على رسول الله سيدنا محمد بن عبد الله و على أله و صحبه و من والاه. أما بعد

1. Takbir di Malam Hari Raya

Bertakbir di malam hari raya adalah merupakan sunnah Nabi Muhammad yang amat perlu untuk di lestarikan dalam menampakkan dan mengangkat syi’ar Islam.Para ulama dari masa kemasa sudah biasa mengajak ummat untuk melakukan takbir baik setelah sholat (takbir muqoyyad) atau di luar sholat (takbir mursal).

Lebih lagi takbir dengan mengangkat suara secara kompak yang bisa menjadikan suara semakin bergema dan berwibawa adalah yang biasa dilakukan ulama dan ummat dari masa ke masa.
Akan tetapi ada sekelompok kecil dari orang yang hidup di akhir zaman ini begitu berani mencaci dan membid’ahkan takbir bersama-sama. Dan sungguh pembid’ahan ini tidak pernah keluar dari mulut para salaf (ulama terdahulu).

Mari kita cermati riwayat-riwayat berikut ini yang menjadi sandaran para ulama dalam mengajak bertakbir secara kompak dan bersama-sama.

A. Berdasarkan Hadits dalam Shohih Imam Bukhori No 971 yang diriwayatkan oleh Ummi Athiyah, beliau berkata :

كُنَّا نُؤْمَرُ أَنْ نَخْرُجَ يَوْمَ الْعِيدِ، حَتَّى نُخْرِجَ الْبِكْرَ مِنْ خِدْرِهَا، حَتَّى نُخْرِجَ الْحُيّاَضَ، فَيَكُنَّ خَلْفَ النَّاسِ فَيُكَبِّرْنَ بِتَكْبِيرِهِمْ، وَيَدْعُونَ بِدُعَائِهِمْ يَرْجُونَ بَرَكَةَ ذَلِكَ الْيَوْمِ وَطُهْرَتَهُ.(رواه البخاري

Artinya : “Kami diperintahkan untuk keluar pada hari raya sehingga para wanita-wanita yang masih gadispun diperintah keluar dari rumahnya, begitu juga wanita-wanita yang sedang haid dan mereka berjalan dibelakang para manusia (kaum pria) kemudian para wanita tersebut mengumandangkan takbir bersama takbirnya manusia (kaum pria)dan berdoa dengan doanya para manusia serta mereka semua mengharap keberkahan dan kesucian hari raya tersebut”.

Di sebutkan dalam hadits tersebut

فَيُكَبِّرْنَ بِتَكْبِيرِهِمْ

Para wanita tersebut mengumandangkan takbir bersama takbirnya manusia. Itu menunjukan takbir terjadi secara berjamaah atau bersamaan.

Bahkan dalam riwayat imam Muslim dengan kalimat”para wanita bertakbir bersama-sama orang-orang yang bertakbir”

يُكَبِّرْنَ مَعَ النَّاس

B. Yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari sayyidina Umar bin Khottob dalam bab takbir saat di mina

وَكَانَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يُكَبِّرُ فِي قُبَّتِهِ بِمِنًى فَيَسْمَعُهُ أَهْلُ الْمَسْجِدِ فَيُكَبِّرُونَ وَيُكَبِّرُ أَهْلُ الْأَسْوَاقِ حَتَّى تَرْتَجَّ مِنًى تَكْبِيرًا

Artinya : “Sahabat umar bertakbir di qubahnya yang berada di tanah mina lalu penduduk masjid mendengarnya dan kemudian mereka bertakbir begitu penduduk pasar bertakbir sehingga tanah mina bergema dengan suara takbir”
.
Ibnu Hajar Al Asqolani (pensyarah besar kitab shohih buhkori) mengomentari kalimat :

حَتَّى تَرْتَجَّ مِنًى تَكْبِيرًا
Dengan

"أي يَضْطَرِّبُ وَتَتَحَرَّكُ, وَهِيَ مُبَالَغَةٌ فِي اجْتِمَاعِ رَفْعِ الصَّوْتِ"

Bergoncang dan bergerak, bergetar yaitu menunjukan kuatnya suara yang bersama-sama .

C. Berdasarkan apa yang dikatakan oleh Imam Syafi’i ra dalam kitab Al’um 1/264 :

أَحْبَبْتُ أَنْ يَكُبِّرَ النَّاسُ جَمَاعَةً وَفُرَادًى فِي المَسْجِدِ وَالْأَسْوَاقِ وَالْطُرُقِ وَالْمَنَازِلِ والْمُسَافِرِيْنَ والْمُقِيْمِيْنَ فِي كُلِّ حَالٍ وَأَيْنَ كَانُوْا وَأَنَ يَظْهَرُوْا الْتَكْبِيْرَ "

Artinya : “Aku senang(maksudnya adalah sunnah) orang-orang pada bertakbir secara bersama dan sendiri-sendiri, baik di masjid, pasar, rumah, saat bepergian atau rmukim dan setiap keadaan dan di manapun mereka berada agar mereka menampakkan(syi’ar) takbir”.

D. Tidak pernah ada dari ulama terdahulu yang mengatakan takbir secara berjamaah adalah bid’ah. Bahkan yang ada adalah justru sebaliknya anjuran dan contoh takbir bersama-sama dari ulama terdahulu .

Kesimpulan tentang takbir bersama-sama:
1. Pernah terjadi takbir barsama-sama pada zaman Rasulullah dan para sahabat
2. Anjuran dari Imam Syafi’i ra mewakili ulama salaf .
3. Tidak pernah ada larangan takbir bersam-sama dan juga tidak ada perintah takbir harus sendiri-sendiri.Yang ada adalah anjuran takbir dan dzikir secara mutlaq baik secara sendirian atau berjamaah.
4. Adanya pembid’ahan dan larangan takbir bersama-sama hanya terjadi pada orang-orang akhir zaman yang sangat bertentangan dengan salaf.

2. Menghidupkan malam hari raya dengan ibadah

Hukum menghidupkan malam hari raya dengan amal ibadah. Sudah disepakati oleh para ulama 4 madzhab bahwa disunnahkan untuk kita menghidupkan malam hari raya dengan memperbanyak ibadah. Imam nawawi dalam kitab majmu’ berkata sudah disepakati oleh ulama bahwa dianjurkan untuk menghidupkan malam hari raya dengan ibadah dan pendapat seperti ini juga yang ada dalam semua kitab fiqh 4 madzhab. Artinya kita dianjurkan untuk menghidupkan malam hari raya dengan sholat, berdzikir, dan membaca Al-Quran khususnya bertakbir. Karena malam hari raya adalah malam bergembira, banyak sekali hamba-hamba yang lalai pada saat itu maka sungguh sangat mulia yang bisa mengingat Allah di saat hamba-hamba pada lalai.

3. Yang dilakukan Santri dan Jama’ah Al Bahjah

1. Takbir keliling dalam upaya membesarkan syi’ar takbir.
2. Kunjung dari masjid ke masjid untuk melakukan sholat sunnah.
3. Menyimak tausyiah di beberapa masjid yang dikunjungi.

Yang semua itu dalam upaya menjalankan sunnah yang dijelaskan oleh para ‘ulama tersebut di atas. Wallahu a’lam Bishshowaab

Friday, July 1, 2016

Kajian Ahbaabul Musthofa Ramadhan Nan Indah

11 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 16 Juni 2016
12 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 17 Juni 2016
13 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 18 Juni 2016
14 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 19 Juni 2016
15 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 20 Juni 2016
16 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 21 Juni 2016
17 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 22 Juni 2016
18 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 23 Juni 2016
19 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 24 Juni 2016
20 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 25 Juni 2016
21 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 26 Juni 2016
22 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 27 Juni 2016
23 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 28 Juni 2016
24 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 29 Juni 2016
25 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 30 Juni 2016
26 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 01 Juli 2016
27 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 02 Juli 2016
28 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 03 Juli 2016
29 Ramadhan Nan Indah di Gedung Bustanul Asyiqin 04 Juli 2016

MP3 Secangkir Kopi Hikmah 2016


Posting Populer